hallo, semuanya, saya mohon maaf karena baru hari ini sempat mengirimkan
foto foto sewaktu kami pergi ke panti asuhan St. Yususf di cipanas.
disana
kami berjumpa dengan pengurusnya dan kemudian diperkenalkan kepada Pastor
Dedy. Pastor inilah yg mengajak kami keliling lokasi sekolah maupun
asrama.
tempat yg begitu luas di miliki oleh keuskupan oleh sebab itu didalamnya
terdapat 3 yayasan yg berbeda. pertama kami mengunjungi sekolah SD dan
kemudian asrama a**** a**** tersebut yg baru dibangun. memang terlihat rapi
dan bersih serta semuanya serba teratur rapi. kebetulan saat itu a**** a****
yg besar sedang libur, jadi kami dapat bertemu dengan mereka. o ya,
ruangan
yg pertama yg kami kunjungi adalah ruang asrama putra dari umur 6 yh
sampai
12 tahun. walaupun putra, tapi kamar bereka bersih.
selanjutnya ada terlihat kamar mandi yg ditata sedemikian rupa sehingga
walaupun berjajar rapi tapi memiliki nilai kenersihan yg tinggi. trus kami
berpindah keruangan makan dan olah raga. ada beberapa a**** sedang makan
dan
nonton TV. mereka menyapa Pastor dan kami semua seraya memberikan salam.
tampak sekali mereka diajarkan sopan santun yg tinggi kami sempat bertanya
tanya kepada mereka.lalu kami diajak melihat tempat cuci. a**** a****
disini,
pakaiannya dicucikan dan disetrika oleh pembantu kecuali yg SMA. yang kami
salut, mereka semua tidur malam hari jam 8 dan pagi jam 4 sudah bangun
untuk
belajar dan menyiapkan peralatan makan dan kemudian mencucinya
sendiri.lalu
kami berkeliling lagih melihat asrama putri. yah memang asrama putri baru
sebagian yg direnovasi. sebagian besar masih terlihat bangunan yg sudah
tua.
Mereka semua sedang berkumpul nonton TV bersama sama. ketika kami melihat,
mereka semua memberi salam. diasrama putripun sama ada ruang makan, ruang
ganti baju, ruang berhias. mereka mempunyai locker masing masing. dan yg
terakhir kami mengunjungi sekolah smp yg sudah direnovasi beberapa tahun
yg
lalu.sewaktu disana kami melihat guru guru sedang diajarkan komputer oleh
salah seorang pastor yg kebetulan baru tapi menguasai komputer. maklumlah
dengan keadaan yg seperti ini dimana mereka makan saja masih mengharapkan
bantuan dari orang luar, mana mungkin mereka mengharapkan pelajaran
komputer. memang ada beberapa komputer tapi itu sudah lama kondisinya.
lumayan kata mereka daripada tidak.karena tehnologi menuntut demikian.dan
akhirnya kami sampai kembali ke kantor dan berpisah, mereka sangat
berterima
kasih atas kunjungan ini dan berharap dilain waktu kita bisa membantu
dalam
bentuk apapun karena mereka sama sekali hanya menharapkan bantuan dan
uluran
tangan. yah kehidupan mereka memang hanya tergantung dari uluran tangan
donatur. sekian


|